Apa Itu Gangguan Pseudobulbar affect (PBA)?
Pengertian
Izky.com - Pseudobulbar affect adalah kondisi gangguan saraf yang membuat emosi yang tidak terkendali, dalam situasi yang tidak tepat. Seperti kondisi labil emosional, tawa dan tangis patologis, gangguan ekspresi emosi yang tidak disengaja, tawa atau tangisan kompulsif, atau inkontinensia emosional.
Dikutip dari Mayo Clinic, pseudobulbar affect biasanya muncul pada orang-orang dengan cedera saraf, yang dapat memengaruhi bagian otak pengontrol emosi. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai gangguan suasana hati (mood swing).
Pria dan wanita mungkin saja mengalami hal ini. Pseudobulbar affect (PBA) juga diketahui bisa muncul pada orang dengan masalah saraf lainnya, seperti penyakit Parkinson dan amyotrophic lateral sclerosis (ALS).
Penyebab
Beberapa kondisi kesehatan tertentu bisa menjadi penyebab munculnya pseudobulbar affect (PBA). Dikutip dari American Stroke Association, pada kondisi pseudobulbar affect, ada pemutusan antara lobus frontal (bagian otak yang mengontrol emosi) dan otak kecil dengan batang otak (di mana refleks diterjemahkan).
Efeknya tidak terkendali dan dapat terjadi tanpa pemicu emosional. Namun, butuh penelitian lebih lanjut soal penyebab pasti pseudobulbar affect.
Pseudobulbar affect (PBA) biasanya muncul pada orang-orang dengan kondisi atau cedera saraf, seperti Stroke, Amyotrophic lateral sclerosis (ALS), Multiple sclerosis (MS), Cedera otak traumatik, Penyakit Alzheimer, Penyakit Parkinson, dan Epilepsi.
Gejala
PBA sering disalahartikan sebagai depresi, gangguan bipolar, gangguan kecemasan umum, skizofrenia, gangguan kepribadian, dan epilepsi.
Memang gejala pseudobulbar affect yang umum adalah menangis. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai depresi. Namun, episode PBA cenderung berdurasi pendek, sedangkan depresi menyebabkan perasaan sedih yang terus-menerus.
Gejala utama pseudobulbar affect (PBA) dapat mengalami ledakan tangisan atau tertawa yang tidak terkendali, berlebihan, atau tidak berhubungan dengan keadaan emosi Anda. Selain itu, Anda juga sering mengalami perubahan emosi, seperti dari tawa menjadi tangis, dalam waktu singkat.
Gangguan PBA tidak menyebabkan penderitanya mengalami gangguan tidur atau kehilangan nafsu makanan. Namun, depresi adalah kondisi umum yang menyerang orang dengan PBA.
Pengobatan
Pengobatan pseudobulbar affect biasanya bertujuan untuk mengurangi keparahan dan frekuensi ledakan emosional. Ada pilihan pengobatan, yaitu dengan menggunakan Antidepresan atau Dextromethorphan hydrobromide dan quinidine sulfate (Nuedexta).
******





























