Wednesday, May 11, 2022

Apa itu Penyakit Parkinson?

Apa itu Penyakit Parkinson?



Pengertian penyakit Parkinson


Izky.com - Parkinson’s disease adalah kelainan sistem saraf progresif yang memengaruhi gerakan tubuh. Kelainan ini terjadi ketika sel saraf di salah satu bagian otak ada yang mati sehingga tidak menghasilkan cukup dopamin, yaitu bahan kimia otak yang berperan dalam mengendalikan gerakan otot. Akibatnya, kontrol gerakan otot menjadi menurun, sehingga penderitanya kesulitan untuk berjalan, bicara, hingga mengalami masalah keseimbangan dan koordinasi.

Disebut progresif, karena penyakit ini berkembang secara bertahap dan memburuk seiring waktu. Penyakit Parkinson adalah kelainan yang tidak dapat sembuh sepenuhnya. Namun, berbagai pilihan obat dan pengobatan dari dokter dapat dilakukan untuk membantu meringankan gejala guna menunjang kualitas hidup yang lebih baik. Pasalnya, meski penyakit ini tidak berakibat fatal, komplikasi penyakit bisa menjadi sesuatu yang serius.

Diperkirakan sekitar 1 dari 500 orang di dunia terkena penyakit Parkinson. Sebagian besar penderitanya mulai mengalami gejala ketika berusia di atas 50 tahun. Namun, sekitar 1 dari 20 orang dengan kondisi ini mengaku pertama kali merasakan gejala pada usia di bawah 40 tahun.


Tanda & gejala


Penderita penyakit ini kerap mengalami berbagai gejala fisik dan psikologis, seperti depresi dan gangguan kecemasan, masalah buang air kecil, sembelit, masalah kulit, gangguan tidur, hingga masalah memori. Namun, secara umum, tanda dan gejala penyakit Parkinson dapat berupa:

  • Kesulitan menulis
  • Tubuh bergetar atau tremor, yang biasanya dimulai di tungkai kaki, tangan, atau jari
  • Otot kaku dan tidak fleksibel, terutama pada lengan, tungkai kaki, atau batang tubuh
  • Gerakan melambat (bradikinesia) secara bertahap
  • Perubahan berbicara, seperti bicara terlalu cepat, cadel, atau lainnya
  • Keseimbangan dan koordinasi terganggu, seperti postur tubuh menjadi bungkuk dan terkadang menyebabkan terjatuh
  • Hilangnya gerakan otomatis, seperti berkedip, tersenyum, atau mengayunkan tangan saat berjalan



Penyebab


Penyakit Parkinson terjadi ketika sel saraf (neuron) di bagian otak bernama substansia nigra menjadi terganggu atau mati. Bagian otak ini menghasilkan zat kimia otak penting yang disebut dopamin, dan berfungsi mengontrol gerakan di dalam tubuh. Bila sel saraf rusak atau mati, produksi dopamin menjadi terganggu sehingga menyebabkan masalah pada pergerakan.

Meski demikian, penyebab matinya sel saraf penghasil dopamin ini masih belum diketahui. Para ilmuwan berasumsi bahwa penyebab penyakit Parkinson adalah kombinasi antara faktor genetik dan lingkungan.

Selain itu, para peneliti juga mencatat banyak perubahan muncul di otak pada penderita Parkinson, meskipun tidak jelas mengapa perubahan tersebut terjadi. Perubahan ini termasuk adanya body Lewy, yaitu gumpalan zat tertentu dalam sel otak sebagai penanda mikroskopis Parkinson, serta A-synuclein, yaitu protein alami yang tersebar luas di dalam body Lewy.


Komplikasi


Parkinson adalah penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup seseorang. Kelainan ini pun kerap disertai dengan beberapa kondisi medis lain yang dapat semakin mengganggu kesehatan penderitanya.

Penyakit Parkinson mungkin bisa dianggap sebagai penyakit yang cukup bahaya. Apalagi, penyakit ini terus berkembang seiring berjalannya waktu dan tidak bisa disembuhkan. Dengan demikian, penderitanya mau tidak mau akan mengalami penurunan kualitas hidup ini.

Beberapa komplikasi dan kondisi medis lain yang juga mungkin timbul pada penderita penyakit Parkinson seperti Kesulitan berpikir dan demensia, Depresi dan perubahan emosional, Masalah menelan, Masalah mengunyah, Gangguan tidur, Masalah kandung kemih, Sembelit, Hipotensi ortostatik, Masalah penciuman, Kelelahan, Nyeri, Disfungsi seksual, Melanoma.







******


No comments:

Post a Comment

Apa Itu Gangguan Pseudobulbar affect (PBA)?

Apa Itu Gangguan Pseudobulbar affect (PBA)? Pengertian Izky.com - Pseudobulbar affect adalah kondisi gangguan saraf yang membuat emosi yan...