SENYUM PALSU
Izky.com - Dalam hal senyum, dapat melibatkan mulut, telinga, tulang pipi, dan kerutan di sekitar mata. Sedangkan, senyum palsu hanya merujuk pada bibir atau mulut saja.
Para ilmuwan dari Princeton University, mencatat bahwa orang tidak mengetahui perbedaan antara emosi positif dan negatif saat melihat ekspresi wajah. Perlu gerak tubuh, untuk memahami dan memperjelas emosi seseorang, seperti senang, sedih, kecewa, dan lain sebagainya.
PENGERTIAN
Pada tahun 1990, Paul Ekman seorang psikolog dan ahli ‘pengkodean wajah’ meneliti suatu ekspresi wajah negatif seperti cemberut, dapat langsung mengubah suasana hatinya.
Dan subjek lain, menunjukkan kalau senyum penuh yang melibatkan otot-otot wajah di sekitar mata akan mengubah aktivitas otak dengan suasana hati lebih bahagia.
Senyum palsu dapat didasari bertujuan untuk membohongi suasana hati diri kepada orang lain. Dengan senyuman palsu, bisa ditujukan untuk mengubah suasana hatiyang buruk, bagi orang yang melakukannya. Karena ingin mendapat respon positif, mencoba tersenyum agar suasana hati membaik.
BENTUK SENYUN PALSU
Menurut psikolog eksperimental Yale Marianne LaFrance, Bentuk senyuman palsu biasanya hanya menunjukan sedikit otot wajah yang terlihat, atau bahkan tidak sama sekali.
Otot wajah yang dapat dilihat yaitu berupa tarikan pada sudut bibir, sebab senyuman palsu akan memperihatkan otot yang lemas pada bagiam sudut mulut sebagai memanipulasi. Dan hal yang paling mencolok adalah bagian pada sekitar mata, dimana senyum asli akan menunjukan kerutan pada sekitar mata dan sedangkan tidak untuk senyum palsu.
******
No comments:
Post a Comment