Thursday, January 27, 2022

Kebohongan dalam bahasa tubuh

Izky.com - Dr. Albert Mehrabian, penulis dari Silent Messages, mengungkapkan bahwa 90 persen informasi tentang seseorang yang bersikap jujur atau tidak dari bahasa tubuh mereka. Secara refleks menganalisis posisi tubuh dan nada seseorang untuk memahami suasana hati mereka.

Dengan memperhatikan gestur pada tubuh seseorang, sebenarnya dapat langsung tahu apakah ia sedang jujur atau berbohong. Berikut bahasa tubuh yang menunjukan seseorang sedang berbohong :

Kebohongan dalam bahasa tubuh.




merapikan penampilan

Seorang wanita lebih dominan melakukan perilaku ini ketika merasa sedang tidak nyaman untuk menjawab suatu pertanyaan. Gestur ini memungkinkan mereka untuk merasa aman dan tampil lebih percaya diri atas kebohongan yang akan mereka ucapkan.

Menjaga kedua mata terbuka

Tanda terbesar yang perlu di perhatikan adalah ketegangan yang kuat pada otot mata, karena orang yang berbohong sedang berjuang melawan keinginan untuk berpaling.

Pembohong memang tidak dapat mempertahankan kontak mata untuk waktu yang lama, namun seseorang yang berbohong dengan tujuan ingin mendapat kepercayaan pada apa yang mereka katakan, mereka akan melalukan kontak mata untuk membuat diri mereka sendiri dapat dipercaya.

Menjilat dan menggigit bibir


Pada saat seseorang merasa tertekan, sistem saraf Otonom akan menurunkan produksi air liur. Yang membuat mulut mereka menjadi kering dan membuat seseorang akan sulit untuk berbicara.

menyentuh leher


Sikap lainnya adalah menggosok leher. Gerakan ini terlihat seolah-olah ia sedang mendengar atau memikirkan pertanyaanmu. Dalam bahasa tubuh, gerakan ini dapat diartikan sebagai ketidakyakinan.


Menahan bahu dan mendongakkan dagu


Seseorang yang menahan bahu ketika berbicara padamu, mungkin mengindikasikan bahwa mereka sedang merasa insecure tentang perkataannya. Hal yang sama berlaku juga pada dagu mereka. Orang yang sedang berbohong akan berusaha membuat ucapan mereka terdengar kuat sehingga dagunya akan tampat mendongak secara natural.


Menunjukan jari telunjuk.

Menunjuk jari dianggap sebagai salah satu gerakan paling agresif. Mereka berpikir bahwa kamu akan menganggap reaksi ini sebagai tanda kemarahan dan pertahanan diri.

Selain itu, reaksi tersebut juga menjadi salah satu cara si pembohong membuatmu yakin kalau pertanyaan atau tuduhan yang kamu lontarkan barusan adalah suatu kesalahan.


Membatasi gerak tubuh

Sudah jadi rahasia umum bahwa gerakan yang gak terkendali dapat menunjukkan fakta bahwa seseorang sedang berbohong. Si pembohong kemungkinan mengetahui fakta ini sehingga mereka akan mencoba membatasi gerak tubuh dan berusaha tetap diam.

Gerak tubuh yang tidak terkendali dapat menunjukan bahwa seseorang sedang berbohong. Seorang pembohong berkemungkinan tahu tentang fakta ini, sehingga mereka akan mencoba untuk membatasi gerak tubuh mereka dan berusaha diam.


Menutupi bagian tubuh yang dirasa "rentan"

Ketika seseorang sedang merasa khawatir, mereka akan menutupi 3 bagian tubuh yang diantaranya dada, perut, dan pangkal paha.

Secara sistem, saraf otonom akan memberi sinyal ke otot yang memungkinkan menimbulkan kejang rasa sakit yang tidak nyaman sehingga seorang pembohong cenderung menyentuh dan menutupi bagian tubuh tersebut.


Berpegangan pada suatu benda

Gestur seperti ini sebenarnya sangat natural. Semasa kecil, kita terbiasa untuk bersembunyi ketika merasa terancam berada dalam keadaan berbahaya.

Orang yang sedang berbohong akan berada dalam situasi ini, sehingga mereka butuh pegangan agar lebih stabil. Mereka berkemungkinan akan berpegangan pada kursi, meja, dinding, dan benda - benda lain yang dapat menenangkan perasaan mereka.



IZKY

**** 

No comments:

Post a Comment

Apa Itu Gangguan Pseudobulbar affect (PBA)?

Apa Itu Gangguan Pseudobulbar affect (PBA)? Pengertian Izky.com - Pseudobulbar affect adalah kondisi gangguan saraf yang membuat emosi yan...